Posts Tagged uang logam

Sumbangan Uang Logam Asing

Posted on Wednesday, February 25th, 2009 at 8:37 am

Nila Tanzil, yang sempat saya dan Nia temui sewaktu perjalanan kami waktu lalu, juga menyumbangkan sekaleng koin Singapura dan Euro! Banyak sekali koin 1 dolarannya (maaf, belum sempat dihitung juga berapa jumlah persisnya). Terima kasih banyak, Nila!!! 🙂 cac-nila

Uang Logam dan Ekonomi Negara

Posted on Monday, January 12th, 2009 at 9:30 am

Saya memang bukan seorang Ekonom apalagi pemerhati. Saya hanya kebetulan suka membaca. Nah, dari hasil membaca itulah saya mendapat pengetahuan baru bahwa Arab Saudi, tidak hanya kaya karena minyak semata.

Kalau bicara soal kekayaan alam, Indonesia kurang apa? Mulai dari berlian, minyak, emas, nikel, bauksit dan batu bara kita punya semua. Sepertinya yang menjadi kekurangan terbesar kita adalah pengelolaannya (yang tersangkut masalah klasik korupsi dan birokrasi tentunya). Saya sok tau banget ya?

Anyways, ternyata salah satu yang membuat negara-negara seperti Arab Saudi ini sangat kaya dan memiliki perekonomian yang begitu stabil (walaupun ekonomi dunia hampir ambruk) adalah konsistensinya dalam menggunakan mata uang logam dibanding uang kertas.

Uang logam mereka berbahan dasar emas dan perak. Di pasar dunia, kedua sumber alam ini memiliki nilai jual yang tinggi dan stabil. Salah satu alasan mengapa kondisi perekonomian Arab Saudi nyaris tidak terpengaruh dengan naik turunnya kondisi ekonomi dunia. Selain itu, karena terbuat dari logam mulia, maka uang logam memiliki daya tahan lebih lama dibanding uang kertas yang harus terus menerus dicetak.

Jika memang sudah tidak berlaku, maka uang logam dapat dilebur kembali menjadi logam mulia yang kemudian bisa diandalkan untuk menambah pemasukan negara.

Sayangnya, kita tinggal di negara yang masih menganggap uang kertas lebih praktis dibanding logam. Ada betulnya sih, secara lebih ringan toh?? Tapi kalau dihitung kembali biaya produksi yang harus dikeluarkan untuk proses cetaknya, maka sepertinya alasan lebih praktis itu tadi, tiba-tiba menghilang..

Alangkah indahnya jika saja bangsa ini bisa melihat lebih jauh lagi apakah penggunaan uang recehan ini juga bisa menguntungkan kita sebagaimana di Arab Saudi. Mungkin yang dapat terbantu bukan hanya anak-anak putus sekolah, tapi juga perekonomian negara..

Then again, what do I know.. ; )

– Nia –

Jadilah Coiners di Komunitas atau Lingkunganmu!

Posted on Monday, December 22nd, 2008 at 2:20 am

Sudah cukup banyak kawan-kawan yang bertanya mengenai Coin A Chance!, misalnya: kapan dan di mana akan dikumpulkannya koin-koin itu, ke mana akan disalurkan, bagaimana dengan teman-teman di luar Jakarta…? Semua pertanyaan ini tentunya membuat saya dan Nia senang. Karena ini tandanya, kawan-kawan semua begitu semangat menanggapi ajakan untuk mengumpulkan koin-koin dan mendonasikannya bagi anak-anak yang kurang mampu agar mereka dapat bersekolah kembali. Yang perlu kawan-kawan ketahui, gerakan Coin A Chance! ini bebas untuk diadopsi oleh siapa saja. Maksudnya, koin yang terkumpul tidak harus disalurkan melalui Hanny atau Nia–meskipun secara rutin kami akan mencoba menghimpun koin dari kawan-kawan yang berdomisili di sekitar Jakarta, Bogor, dan Bandung. Gerakan Coin A Chance! ini independen, lho, juga terbuka untuk semua umur. Oleh karena itu, kami malah menyarankan agar kamu bisa menjadi Coiners alias pengumpul koin untuk komunitas atau lingkunganmu sendiri. Lalu, bagaimana caranya? Ada dua cara untuk berpartisipasi dalam gerakan Coin A Chance! ini. Yang pertama, sebagai coin droppers, yakni mereka yang ikut menjatuhkan koin-koin ke dalam stoples untuk dikumpulkan. Koin-koin yang terkumpul ini akan diserahkan kepada Coiners untuk digabungkan dan disalurkan. Yang kedua, sebagai Coiners. Read the rest of this entry »

eps. 1 – Muko Menemukan Koin dalam Kotak Kartu Nama!

Posted on Friday, December 19th, 2008 at 11:50 am

Mungkin kalian bertanya-tanya, siapa itu Muko? cac-muko-11 Muko adalah salah satu suporter Coin A Chance! yang berkumis dan berbuntut, si kecil berbulu putih yang mengaku “macan” tapi sebenarnya pemalu dan berhati lembut (walau suasana hatinya gampang berubah-ubah alias moody). Hari ini, lewat You Tube, Muko hendak menyebarluaskan gerakan Coin A Chance! pada kawan-kawan dan mengingatkan kalian untuk mencari koin uang logam di tempat-tempat tersembunyi, kemudian mendonasikannya lewat Coin A Chance! 😉 eps. 1 – Muko Menemukan Koin dalam Kotak Kartu Nama! Videonya dapat dilihat di sini, eps. 1 – Muko Menemukan Koin dalam Kotak Kartu Nama!, juga melalui link di Facebook Group Coin A Chance! Happy weekend! 🙂

Hadiah Banner untuk Coin A Chance!

Posted on Friday, December 19th, 2008 at 2:09 am

Kemarin petang, saya menerima kabar dari seorang kawan–ia mengatakan bahwa ada seorang sahabat baik yang hendak membantu mendesain banner dan header untuk Coin A Chance! Wah, lagi-lagi kami terharu dengan banyaknya bantuan yang diberikan kawan-kawan, termasuk hadiah banner baru dalam berbagai ukuran yang bisa kamu pilih di bawah ini: Ukuran 425 x 110: coinbanner425x741

<a href="http://coinachance.com/"> <img src="http://coinachance.com/wp-content/uploads/2008/12/ coinbanner425x741.jpg" /></a>

Ukuran 225 x 107: coinbanner225x1071

<a href="http://coinachance.com/"> <img src="http://coinachance.com/wp-content/uploads/2008/12/ coinbanner225x1071.jpg" /></a> 

Ukuran 200 x 95: coinbanner200x951

<a href="http://coinachance.com/"> <img src="http://coinachance.com/wp-content/uploads/2008/12/ coinbanner200x951.jpg" /></a>

Ukuran 125 x 125: coinbanner125x1251

<a href="http://coinachance.com/"> <img src="http://coinachance.com/wp-content/uploads/2008/12/ coinbanner125x1251.jpg" /></a>

Catatan 1: Untuk seorang sahabat yang telah berbaik hati menyumbangkan banner dan header baru ini (dan karena kerendahan hatinya enggan untuk disebutkan namanya), kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih. Catatan 2: Oh, ya, masih ada beberapa kawan Coin A Chance! yang kesulitan memasang banner, jika di antara kawan-kawan ada yang bisa membantu, dipersilakan! Karena kapasitas kami dalam soal teknis memang agak terbatas 🙂 Terima kasih! – Hanny –