Posts Tagged sekolah

Nonton Piala Dunia dan Kebun Stroberi

Posted on Thursday, June 10th, 2010 at 2:46 pm

Hai, Coiners dan Coin Droppers! Di bawah ini ada surat dari Gempur, lho:

—–

picture-3

Namaku Bintang Gempur Anarki. Aku sekolah di SMPN 9 Tangerang Selatan. Pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2010 aku diajak Mbak Nia ke CITOS (Cilandak Town Square). Aku di sana bermain bola dan aku mendapat tiket untuk foto bersama Piala Dunia yang asli. Aku sangat senang mendapat tiket untuk berfoto bersama Piala Dunia yang asli.

Pada hari Selasa tanggal 26 Januari 2010 sepulang sekolah, aku berangkat ke tempat warung ayahku. Aku berangkat ke tempat ayahku dengan menggunakan angkutan kota (angkot). Aku naik angkot dari rumah sampai Ciputat. Sesampai di Ciputat aku harus jalan sampai depan Plaza Ciputat. Aku naik Metro Mini. Aku sangat tegang tapi aku hilangkan saja dengan melihat mobil di jalan.

Sampai di warung ayahku aku langsung berangkat ke JCC untuk berfoto bersama Piala Dunia yang asli. Sesampai di JCC aku bertemu dengan Om Jonathan dan aku berfoto dengan Piala Dunia yang asli.  Betapa senang aku bisa berfoto dengan Piala Dunia yang asli. Belum tentu 4 tahun kemudian aku bisa berfoto lagi.

Setelah berfoto aku menonton kisah-kasih Piala Dunia aku sangat senang, lalu aku kembali ke tempat ayahku.

—–

Dan di bawah ini foto Gempur ketika studi wisata ke kebun stroberi dengan sekolahnya:

100620102570

Thanks for making it possible! 🙂

Surat dari Gempur, Lagi.

Posted on Thursday, August 27th, 2009 at 12:08 pm

Coiners, Ada surat lagi nih dari Gempur, menceritakan waktu dia orientasi SMP 🙂 Iya, berkat Coiners kan Gempur bisa lanjut sekolah ke SMP!

Namaku Bintang Gempur Anarki. Di rumah aku biasa dipanggil Bintang, tetapi teman-teman dan guru di sekolah memanggilku Gempur. Aku lahir di Tangerang pada tanggal 14 April 1997. Aku sekolah di SDN Serua IV tetapi sekarang aku sudah lulus. Aku mendaftarkan diri ke sekolah SMPN 2 Pamulang tetapi sekarang diganti namanya menjadi SMPN 9 Tangerang Selatan. Setelah mengikuti pendaftaran kolektif aku dinyatakan diterima, karena NEMku cukup untuk masuk ke SMPN. Setelah masa liburan selesai aku masuk ke sekolahku yang baru. Semua siswa baru SMP itu harus menjalani mobis (masa bimbingan siswa) yang dibina oleh kakak kelas. Selama tiga hari aku harus menjalani Mobis. Hari pertama memakai topi dari pot plastik, ikat pinggang dari permen, tas dari karung terigu, dan banyak makanan yang harus dibawa dan semua itu harus diapakai dari rumah. Dan aku sekarang duduk di kelas VII dan aku harus belajar lebih giat lagi mengurangi waktu mainku. Hobiku adalah bermain sepak bola. Terima kasih Coin A Chance yang telah membiayaiku membayar uang sekolah.

Iya, makasih, Coinersss!