Posts Tagged donation

Dukungan The Body Shop Indonesia untuk Coin A Chance!

Posted on Wednesday, October 31st, 2012 at 3:55 pm

Dalam rangka mengenang Anita Roddick – pendiri The Body Shop International, The Body Shop Indonesia melaksanakan kegiatan mengumpulkan koin secara internal yang berlangsung sejak tanggal 22 Oktober hingga 2 November 2012. Koin-koin tersebut nantinya akan disalurkan melalui Coin A Chance! untuk membantu adik-adik yang kurang mampu kembali bersekolah.   Selain untuk mengenang Anita, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai perwujudan dari salah satu pilar (value) korporasi The Body Shop, yaitu Defend Human Rights. Body Shop percaya bahwa bisnis bukan hanya sekedar mengumpulkan uang tetapi juga harus bertanggung jawab dan menjadi manfaat bagi masyarakat, dan apa yang kami lakukan di Coin A Chance! sejalan dengan prinsip dari value tersebut. Hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak adalah hak asasi manusia yang tidak kalah penting untuk diperjuangkan.

Kami beserta seluruh Coin A Chance! Network sangat berterima kasih atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan teman-teman The Body Shop Indonesia. Koin-koin tersebut berarti besar bagi kami. Sesuai pesan Anita, “Do Something, do anything.. just do something!” Then together, let’s collect some coins and send more kids back to school!. Lebih lanjut mengenai The Body Shop Indonesia dapat dilihat melalui website, Twitter – @ThebodyShopIndo dan Facebook page – The Body Shop Indonesia Terima kasih dan salam koin!

Lucas’ Hot Cakes Send More Kids Back to School! :)

Posted on Monday, March 28th, 2011 at 9:04 am

Pagi-pagi, begitu sampai di kantor, saya mendapati sepiring cupcakes di meja tengah. Ternyata cupcake ini buatan Lucas, anak kawan saya, Felicia Nugroho. Lucas membuat cupcake ini (dari pisang; dan menggantikan rasa manis gula dengan saus apel) untuk dijual, dan yang mengejutkan saya, ternyata separuh dari keuntungannya akan dia sumbangkan untuk Coin a Chance!. Satu buah cupcake dijual seharga 5ribu rupiah. Is this a school project?” tanya saya pada Lucas, takjub. Dia bilang, “No, it’s holiday,” sambil tersenyum malu-malu. “Have you got your customers’ feedback?” tanya Felicia. “What’s that?” Lucas bertanya balik. “You ask those who have bought your cupcakes, whether they like it or not, whether they want something else…” Felicia menjelaskan. “You need to explain to them as well about your product, for instance, how you change sugar with apple sauce… Setelah bertanya-tanya pada ‘para pembeli’, besok Lucas akan membuat cupcakes lagi (cokelat, berdasarkan permintaan pembeli), tapi kali ini ia akan menjualnya ‘sepaket’ dengan segelas kopi. Jadi 10ribu untuk satu cupcake dan satu gelas kopi. “We can bring our coffee machine,” katanya semangat. Saat ini, ke-18 cupcakes yang dijual Lucas sudah ludes. Satu cupcake terakhir yang diperebutkan Jonathan dan Dody akhirnya dilelang, dan berhasil terjual kepada Jonathan seharga 30ribu rupiah. Sekarang Lucas sedang membagi separuh penghasilan yang didapatkannya untuk disumbangkan ke Coin a Chance! 🙂 screen-shot-2011-03-28-at-90253-am Thanks, Lucas! For doing ‘social business’ on your holiday and helping us send more kids back to school at the same time! :*