Posts Tagged Adik-adik CAC

Make a Wish Project untuk Muhamad Lutfi

Posted on Wednesday, June 4th, 2014 at 2:09 pm
Hi Coiners & Droppers!
Di CCD ke-38 di Taman Menteng 2 minggu lalu, kami kedatangan salah satu adik CAC!, Muhammad Lutfi yang saat ini duduk di kelas 1 SMK Daarul Ulum (Karet Pedurenan), jurusan Akuntansi. Sambil ikut membantu coiners dan droppers menghitung koin-koin, kami ngobrol banyak dengan Lutfi tentang sekolah dan kesibukannya. Sejak awal kami sudah dengar dari Ibunya bahwa Lutfi memang tertarik dengan dunia modelling, acting dan entertainment. Dia bahkan sudah beberapa kali ikut casting dan tampil sebagai extra untuk sinetron. Jadi ketika Lutfi bilang bahwa saat ini sedang sibuk belajar untuk ujian, dia juga sibuk mempersiapkan diri untuk bisa ikutan talent search yang diadakan oleh Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI).
Awalnya kami pikir talent search ini skalanya masih sebatas Jakarta, nothing too big. Tapi begitu kami buka tautan yang diberikan Lutfi, kami menyadari bahwa kegiatan ini tingkat nasional! Berarti saingan Lutfi akan datang dari seluruh Indonesia dan banyak sekali hal-hal mendasar yang perlu dia persiapkan, terutama yang berkaitan dengan wawasan dan keterampilan. Lutfi akan membutuhkan bantuan agar bisa lolos.
Oleh karena itu kami pikir, let’s do something to help him out. This is his dream, why not help him do his best to come closer to make it happen, if not achieve it? Kami sangat ingin mendukung Lutfi karena keberanian serta kejujurannya bercerita mengenai impiannya. Dia begitu passionate saat bercerita tentang talent search dan modelling. Dia tidak berhenti mengirimkan pesan via bbm yang berisi informasi mengenai apa saja yang diperlukan agar bisa lolos, dan kapan kami bisa mulai membantu :)Senang sekali rasanya Lutfi bisa begitu terbuka dan percaya diri untuk sharing hal-hal ini dengan kami. Kami berharap semangat ini dapat menular ke adik-adik CAC! yang lain, terlepas apa yang menjadi passion mereka.
muhammad lutfi

Courtesy of Amanda Tabrani

Jadwal talent search yang ingin Lutfi ikuti ini jatuh pada tanggal 18-24 Agustus 2014 untuk audisi wilayah DKI Jakarta . Untuk bisa ikutan, Lutfi harus memiliki wawasan yang baik, punya basic catwalk, rasa percaya diri, dan portfolio yang layak untuk disertakan. Maka kami memutuskan untuk memberikan kursus singkat ke Lutfi seputar:
  • Public Speaking
  • Basic Catwalk
  • General Knowledge
  • Personal Grooming
Saat kami menceritakan niatan ini ke teman-teman, mereka pun ikut semangat dan menawarkan untuk terlibat. Seketika niat ini menjadi proyek kolaboratif untuk mendukung Lutfi. Sejauh ini, kakak Nadia Sabrina dari Sunday & Sunflowers sudah bersedia memotret Lutfi supaya dia punya portfolio yang bagus dan layak untuk dikirimkan. Lalu ada kak Radityo Prabowo yang mengisi waktu senggangnya dengan siaran di Brava FM, akan membantu dari segi public speaking. Ada juga kak Dan Al-Maher yang berprofesi sebagai model, akan membantu Lutfi dengan basic catwalk.
We just can’t stop smiling knowing how much our friends care and very supportive about this idea. Karena walaupun kami menitikberatkan perhatian pada keberlangsungan pendidikan, kami percaya bahwa sangat penting untuk mendukung minat adik-adik CAC! yang kami bantu. Begitu juga dengan skill set mereka. Dan yang lebih penting lagi, kami percaya bahwa mimpi bisa jadi kenyataan. That’s exactly how CAC! started. We had a dream to send one kid back to school with all the coins we have. And look how far we’ve come now with your support :’) Terlepas apapun hasilnya nanti, kami ingin Lutfi dan adik-adik CAC! lainnya mengerti bahwa there’s nothing wrong with having a dream and doing the best to try and make it happen.
Kursus singkat untuk mempersiapkan Lutfi ini akan kami mulai setelah jadwal ujian selesai, kurang lebih tanggal 15 Juni. Dan hal pertama yang akan dilakukan adalah photo shoot dengan kak Nadia.
Coiners dan droppers ada yang tertarik untuk ikut membantu? Yuuk, kabari kami ya!
Salam koin.

Melancong ke Ruang Angkasa

Posted on Tuesday, September 11th, 2012 at 4:32 pm

Masih ingat laporan kami via Twitter mengenai kunjungan ke Planetarium? Walaupun sedikit tertunda, berikut cerita lengkapnya yang dituliskan dari sudut pandang salah satu coiners yang datang di acara, kak Agung Harsya (@agungharsya). Terima kasih banyak!

Minggu, 15 Juli lalu, Coin a Chance! mengajak anak-anak bertualang ke ruang angkasa! Tidak secara harfiah memang, karena tempat yang kami sambangi adalah Planetarium yang terletak di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Ketika dunia belum mengenal internet dan televisi, langit merupakan obyek obervasi yang mengasyikkan. Kami ingin berbagi pengalaman mengenali alam raya bersama anak-anak sambil menambah pengetahuan yang bermanfaat.

Bersama 10 anak, sejak Minggu pagi Coin a Chance! sudah berada di Planetarium. Meski sudah beroperasi sejak 1968, mungkin tidak banyak warga Jakarta yang mengetahui fasilitas yang memadukan pendidikan dan hiburan ini. Buat yang sudah mengetahui pun, belum tentu semuanya pernah atau bahkan berniat mengunjunginya. Cuaca hari itu cerah dan Planetarium banyak dikunjungi pelajar karena waktu kunjungan bertepatan dengan liburan sekolah. Untuk hari Minggu, Planetarium membagi empat jam pertunjukan, yaitu pukul 10:00, 11:30, 13:00, dan 14:30. Coin a Chance! mengambil jam pertunjukan pertama bersama-sama rombongan penonton lainnya. Harga tiket sangat terjangkau untuk kantung masyarakat Jakarta, yaitu untuk anak-anak Rp3.500 dan dewasa dua kali lipatnya. Ruangan pertunjukan dapat menampung hingga 320 penonton.

Di Planetarium, pengunjung bisa mempelajari berbagai macam pengetahuan tentang benda-benda langit di alam semesta. Ruangan pertunjukan berbentuk lingkaran dan layarnya setengah lingkaran bola. Bangku penonton pun dibuat secara khusus sehingga penonton bisa berbaring menatap layar seolah-olah sedang mengobservasi langit. Dengan efek visual dan tata suara yang meyakinkan, kami benar-benar merasa sedang berbaring di hamparan rumput menyaksikan bintang yang berpendaran.

Sebagai pembuka, kami menyaksikan simulasi berbagai rasi bintang. Bukan rahasia lagi kalau zodiak yang biasa kita baca di majalah-majalah berasal dari rasi bintang yang sudah diobservasi nenek moyang kita beratus-ratus tahun lalu. Sejak saat itu sampai sekarang tidak ada yang berubah dengan susunan rasi bintang. Hanya, karena Bumi dengan benda langit yang bisa memancarkan cahaya sendiri itu jutaan tahun cahaya jaraknya, kita tidak bisa mengetahui apakah pada detik ini bintang yang sama masih ada atau tidak.

Kemudian, kami disuguhkan pengetahuan tentang Tata Surya. Bersama tujuh planet lain, Bumiberedar dengan Matahari sebagai pusatnya. Dalam Tata Surya ini terdapat pula lima objek angkasa yang disebut “planet kerdil”, salah satunya Pluto yang awalnya kita kenal tergabung dengan delapan planet lain dalam klasifikasi planet utama.

Nah, Tata Surya ini rupanya merupakan bagian dari galaksi Bima Sakti yang berdiameter total 100.000 tahun cahaya dengan jumlah 200 milyar bintang! Letak Matahari berada di salah satu lengan spiral galaksi itu, yang disebut Lengan Orion. Sementara, jarak Matahari dengan pusat Bima Sakti adalah 25.000-28.000 tahun cahaya. Bayangkan, jika dibandingkan dengan alam raya, betapa kerdilnya kehidupan kita di Planet Bumi.

Setelah kembali menjejakkan kaki di Bumi, Coin a Chance! bersantap siang dengan anak-anak sambil saling berkenalan satu sama lain. Tidak lupa pula kami menghitung bersama koin-koin yang sudah dikumpulkan sejak terakhir menggelar Coin Collecting Day di Burger King Sarinah, Mei lalu. Beberapa coiner menyempatkan diri untuk singgah dan menitipkan tabungan masing-masing untuk digunakan sebagai pendukung dana anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah. Total terkumpul dana sebesar Rp1.100.000.

Penghitungan koin kali ini sedikit berbeda dari biasanya karena melibatkan anak-anak yang dibagi ke dalam beberapa kelompok. Masing-masing dibantu oleh satu atau dua orang coiners yang dipercayakan untuk membimbing anak-anak mulai dari memisahkan koin berdasarkan pecahan hingga tahap penghitungan. Semuanya terlihat begitu antusias.

Coin A Chance! menganggap kegiatan seperti ini penting untuk dilaksanakan secara rutin agar anak-anak terekspos pada pengalaman, lingkungan, serta pengetahuan yang baru. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri anak-anak dengan membiasakan mereka berinteraksi dengan orang lain yang bukan bagian dari comfort zone mereka.

Dari kunjungan ke Planetarium ini, ternyata kegiatan rekreasi rupanya bisa dibarengi dengan menambah pengetahuan. Coin a Chance! berencana kembali mengajak anak-anak untuk melakukannya lagi dalam waktu dekat. Ke mana kali ini? Nantikan kabarnya!

*Foto-foto lengkap dapat dilihat disini