Mekanisme Coin Dropping Week – Fundraising Week

Posted in Lain-lain | Comments Off on Mekanisme Coin Dropping Week – Fundraising Week

Nah, bagi coiners dan droppers yang lebih memilih untuk berpartisipasi dengan cara menyumbangkan koin, berikut informasinya:

  • Sama dengan dua aktivitas sebelumnya, kegiatan dimulai dari 21-29 November 2013
  • Selama satu minggu coiners dan droppers berkesempatan untuk drop koin-koinya ke salah satu alamat berikut:

Sekretariat CAC! – Anggia dan Dita

Senayan Trade Center (STC) lantai 1 Unit 89, Jl. Asia Afrika (samping PS)

Jadwal: 22, 23, 26 dan 27 November, jam 13.00-15.00 wib

Maverick – Nia dan Hanny

Jl. Kyai Maja No.21E, Kebayoran Baru Jaksel (dekat 7-11 Taman Puring, Mayestik )

Jadwal: Senin – Jumat, jam: 08.00-19.00 wib

  • Koin-koin yang akan didrop boleh langsung diserahkan tanpa harus dihitung terlebih dahulu. Jika memilih menghitung terlebih dahulu, mohon koin-koinya jangan ditumpuk dan dilem dengan selotip. Karena pada akhirnya tetap harus dibongkar lagi saat kami menyetorkan ke bank 🙂
  • Koin-koin yang di drop dalam minggu fundraising ini akan digabungkan dan dihitung bersama-sama pada hari H Anniversary. Jika saat acara selesai masih ada yang belum terhitung, maka akan disimpan untuk dihitung saat Coin Collecting Day berikutnya

And as always, please remember it doesn’t matter if you don’t have a lot to drop, we are far more thankful for the action you take. However small your contribution is, it still makes a difference in a kid’s life 🙂

We THANK YOU for the support!

Mekanisme The Collection Sale – Fundraising Week

Posted in Lain-lain | Comments Off on Mekanisme The Collection Sale – Fundraising Week

Bagi coiners dan droppers yang mau beli koleksi sahabat-sahabat CAC!, berikut ini tata caranya:

  • Penjualan dilaksanakan mulai dari 21-29 November 2013, seluruhnya via Facebook Page CAC! Tim CAC! akan membuat 5 folder yang berisi foto barang/koleksi ternasuk harga dari masing-masing sahabat yang berpartisipasi di Collection Sale
  • Per hari akan menjual barang/koleksi dari satu sahabat CAC!. Durasi penjualan berlangsung mulai dari jam 10.00-17.00 wib
  • Bagi yang ingin membeli bisa langsung membuka folder dan meninggalkan comment di foto barang/koleksi yang ingin dibeli cukup dengan menuliskan: I’m buying!
  • Sistem yang berlaku untuk Collection Sale adalah first come first serve. Dalam hal ini yang meninggalkan komen pertama kali sesuai format akan dianggap sebagai pembeli
  • Tim CAC! akan mengkonfirmasi dengan membalas komen dan meminta kesediaan pembeli untuk mengirimkan data diri ke email info@coinachance.com dan nantinya akan dihubungi oleh tim CAC! Untuk administrasi dan sebagainya. Jangan lupa menuliskan di subject line: Data Diri Pemenang Collection Sale – [nama barang & nama pemilik, mis: tote bag – nia sadjarwo]
  • Pembayaran dapat dilakukan via transfer ke rekening:

Yayasan Coin Anak Bangsa, Bank Bukopin – 4501200141

  • Barang/koleksi dapat diambil pada hari H Anniversary, Sabtu, 30 November 2013, mulai dari jam 11.00 – 13.00 wib
  • Pembeli diharapkan membawa tanda bukti berupa KTP dan bukti transfer. Atau bisa juga di scan dan dikirim via email. Jadi di hari H jhanya perlu konfirmasi saja dengan panitia
  • Lokasi pengambilan: Jl. Kyai Maja No.21E Kebayoran Baru Jakarta Selatan (patokan: dekat 7-11 Taman Puring, Mayestik)
  • Jika pembeli berhalangan hadir, maka barang dapat diambil di secretariat Coin A Chance! dengan perjanjian. Jika pembeli berdomisili di luar Jakarta, maka tim Coin A Chance! akan mengirimkan barang tersebut
  • Barang/koleksi yang belum terjual di Facebook Page akan dijual ulang pada hari H
  • PIC Collection Sale di hari H: @chroniclea3 dan @wildankesuma*

Berikut adalah sahabat CAC! yang ikutan berpartisipasi menjual barangnya di Collection Sale:

  1. Rahne Putri | @rahneputri
  2. Aulia Halimatussadiah | @salsabeela
  3. Hanny Kusumawati | @beradadisini
  4. Adib Hidayat | @adibhidayat

Selamat belanja dan terima kasih banyak atas dukungannya. Salam koin! 🙂

Mekanisme Friends on Auction – Fundraising Week

Posted in Lain-lain | Comments Off on Mekanisme Friends on Auction – Fundraising Week

Buat coiners & droppers yang mau ikutan bidding Friends on Auction, berikut tata caranya:

  • Dilaksanakan mulai dari 21-30 November 2013 via akun Twitter CAC!
  • Satu teman per hari. Harga penawaran seluruhnya dimulai dari Rp.50ribu
  • Durasi lelang: 3 jam sehari, mulai dari jam 14.00-17.00 wib, kecuali untuk tanggal 30
  • Format yang digunakan bagi yang mau ikutan:

#CAC5Years bid for – [nama teman yang di auction] – [harga, ditulis dengan menggabungkan angka dan huruf] – lalu mensyen @coinachance

Contoh: #CAC5Years bid for @nsadjarwo Rp.100ribu @coinachance

  • Pengumuman pemenang dilakukan di hari yang sama, pemenang tentunya dipilih berdasarkan penawaran tertinggi
  • Setelah diumumkan, pemenang mohon mengirimkan data diri ke email info@coinachance.com dan nantinya akan dihubungi oleh tim CAC! Untuk proses pembayaran dan sebagainya. Jangan lupa menuliskan di subject line: Data Diri Pemenang Friends on Auction – [nama teman yang di auction, mis: @nsadjarwo]
  • Jika pemenang belum mengirimkan data diri hingga jam 12.00 wib keesokannya harinya, maka tim CAC! akan mengalihkan kesempatan ke penawar tertinggi ke-2
  • Proses pembayaran bisa dilakukan via transfer ke rekening CAC!

Yayasan Coin Anak Bangsa, Bank Bukopin – 4501200141

  • Proses pengambilan akan dilakukan pada hari H Anniversary, Sabtu, 30 November 2013, mulai dari jam 11.00 – 13.00 wib. Pemenang diharapkan membawa tanda bukti berupa KTP dan bukti transfer. Atau bisa juga di scan dan dikirim via email. Jadi di hari H hanya perlu konfirmasi saja dengan panitia
  • Lokasi pengambilan: Jl. Kyai Maja No.21E Kebayoran Baru Jakarta Selatan (patokan: dekat 7-11 Taman Puring, Mayestik)
  • Jika sahabat CAC! yang dilelang berhalangan hadir, ataupun jika bentuk hadiahnya tidak memungkinkan untuk diambil di tempat Anniversary, tim CAC! memperbolehkan mereka untuk mengatur tempat dan jadwal pengambilan hadiah sendiri

Happy bidding & we THANK YOU for the support! 🙂

Coin a Chance 5th Year Anniversary – Coming Up!

Posted in Lain-lain | Comments Off on Coin a Chance 5th Year Anniversary – Coming Up!

POSTERCAC-NEW

The Story of Muhammad Deni – SMK Pelayaran Jakarta Raya (Hang Tuah)

Posted in Lain-lain | Comments Off on The Story of Muhammad Deni – SMK Pelayaran Jakarta Raya (Hang Tuah)
IMG-20130706-WA0013
When I first met Deni, he was very polite and yet unafraid to speak up. All the time I was speaking with his aunt, he was busy with his phone, texting. So I asked him who he was texting with, and he courageously replied “my girl friend.”
Right there and then I knew I’m gonna love this kid 😀
Deni has a big dream. He was so adamant that he only wants to go to Nautical Academy, and if he fails the first test, he’s going to try again and again until he makes it. Or until he has money, for that matter. His determination was touching to see. It is kids like him that keeps us going collecting coins after coins to this day.
He dreams to captain a ship because he wants to travel the world. He dreams to visit the city of his favorite soccer team – Barcelona. And most of all, he dreams to return the favor of the people who have helped him..
Deni wrote us his life story. Completely exposed and personal. With his permission, we’d like to share it with you too.
Story of Deni
Story of Deni - 1
Story of Deni -2
–=– ” STORY OF DENI Kisah hidup saya dari kecil hingga remaja Saya lahir di Tangerang Balaraja, entah bagaimana saya lahir di rumah sakit atau di dukun, banyak yang mengatakan saya lahir di rumah sakit. Saya pun terlahir tidak mempunyai harta artinya tidak mampu membayar rumah sakit. Almarhum bibi rum pun akhirnya membungkus saya dengan kain dan saya pun digendong almarhum bibi rum menyuruh mamah saya untuk membuat alasan kepada suster dengan beralasan “Suster permisi saya mau mencari angin segar”, kata mamah saya kepada suster “Iya silahkan hati-hati ya bu” kata suster, lalu almarhum bibi rum keluar membawa saya dan saya pun bisa kabur dan lolos bersama almarhum bibi rum dan mamah saya. Saya umur 3 tahun, saya ditinggal mamah saya dengan alasan mencari kerja kepada almarhum bibi rum. Sampai dengan hari ini juga mamah saya ga pulang-pulang entah gimana, dimana. Saya umur 7 tahun, saya disekolahkan oleh almarhum bibi rum di Sekolah Dasar (SD) disitu juga aku sekolah gratis, tapi saya ga punya buku, tas, pensil, alat2 tulis dan lainnya. Saya juga pinjem atau pinta sesobek kertas kepada anak almarhum bibi Rum agar saya bisa menulis. Saya kelas 6 SD tangan saya patah akibat main bola bersama teman-teman saya di lapangan, 2 bulan saya tidak masuk sekolah SD, tadi nya saya mau diberhentikan sekolahnya sama KepSek lalu almarhum bibi rum membuat alasan kepada KepSek saya pun tidak jadi diberhentikan saya pun lulus SD. Saya mau masuk SMP, saya disekolahkan sama kakak angkat saya, kakak angkat saya orangnya baik sekali dari kelas satu SMP hingga lulus SMP beliau yang mengurus semua administrasi. Ketika saya SMP saya juga bekerja, saya bekerja sebagai main bola, saya sering mengikuti tournament-tournament atau open, antar kampung saya selalu dipanggil oleh ketua-ketua RT kampung lain untuk membela kampungnya. Saya juga dapat bayaran sekali main bisa dibayar75.000 bahkan lebih kalo saya menang uang itu buat jajan sehari hari saya sisanya saya kasih kepada kakak angkat saya untuk keperluan sekolah saya, saya juga pernah mendapat panggilan seleksian U-17 Persita Tangerang, saya masuk seksi inti Persita U-17 tapi saya dipinta dana sebesar 7 juta ga tau uang itu untuk apa. Saya akhirnya mengundurkan diri karna tidak mampu membayar uang sebesar 7 juta itu, akhirnya saya main Tarkaman lumayan ada penghasilan untuk jajan saya sehari hari. Di tahun 2013 bibi rum meninggal dunia, saya menangis terus karena kehilangan orang yang sudah merawat saya dari bayi merah hingga remaja ini. Beliau sebelum meninggal mengasih pesan kepada saya gini “ Jangan bandel kamu ya, jangan kecewain orang lain dan sekolah yang tinggi”, disitu saya sedih banget merasa kehilangan banget orang yang sudah saya anggap ibu kandung saya sendiri. Saya pun kejakarta untuk ngasih kabar bahwa almarhum bibi rum meninggal kepada mbah saya, saya juga bilang bahwa saya pengen sekolah, adiknya bude saya ngasih tau kepada bude saya gini “ Ka , itu anak si Lia pengen sekolah katanya”, kata bude saya “ anak lia yang mana?” lalu adiknya bude saya ngasih nomer handphone saya, lalu disitu saya ngomong gini “ Bude saya mau sekolah ga mau kerja, umur segini belum pantes kerja saya butuh pendidikan, ilmu, akidah yang baik” lalu bude saya bilang begini “ Kamu mau sekolah kaya gimana?” saya bilang “ saya mau sekolah pelayaran, saya mau mengejar cita cita saya sebagai nahkoda dan saya pengen keliling dunia. Lalu saya dikenalkan sama bu Anggia atau kak Anggia disitu saya cerita banyak kepada beliau tentang kehidupan saya, latar belakang saya, cerita semua tentang saya kepada beliau. Lalu saya dikenalkan sama kak Nia beliau orangnya lucu kalo ngomong ceplas ceplos atau blak blakan tapi beliau cantik banget, yah disitu juga saya cerita kepada beliau tentang kehidupan saya sehari hari. Akhirnya saya bisa sekolah karena dapat bantuan dari kakak-kakak pengurus yayasan CAC anak bangsa terutama kak Nia dan ka Anggi ga tau saya harus bilang apa kepada beliau-beliau yang sudah menyekolahkan saya. Tapi saya janji engga bakal menyiakan kesempatan ini. Saya akan membuktikan kepada kak Nia, kak Anggia, bude Eni, kalau saya akan bener-bener sekolah ingin mempunyai masa depan cerah dan hidup penuh ilmu. Saya enggak bakal lupa sama orang-orang yang sudah saya anggap sebagai keluarga saya

  1. Almarhum bibi Rum (nenek Rum) terima kasih banyak yang sudah merawat saya mengasih makan hingga dewasa ini.
  2. Wawan Gunawan (kakak angkat saya) banyak-banyak terima kasih yang sudah menyekolahkan saya SMP dengan ikhlas.
  3. Bude Eni (uwa saya) terima kasih banyak yang sudah mau merawat saya sebagai anak sendiri
  4. Kak Nia dan Kak Anggi terima kasih banyak yang sudah baik membantu saya untuk sekolah lagi terima kasih banyak untuk beliau-beliau semua.

Ga tau saya harus bilang apa kepada beliau-beliau semua terutama kak Nia dan kak Anggi. –=–

We decided we’re going to try and do the best we can to help and make his dreams come true :’)
Thank you coiners and donors, this would have been impossible without your support.
-N-