KlikHati dan Coin a Chance! Mampir di Solo

Posted on Friday, January 21st, 2011 at 3:33 pm

Selamat tahun baru 2011, Coiners dan Droppers! Maaf baru sempat cerita-cerita lagi! Akhir tahun 2010 lalu ada banyak perkembangan baru seputar Coin a Chance! dan karenanya, kami begitu sibuk mengurus beberapa hal. Sibuk ngapain, sih? Psst, nanti kami kasih tau, ya, kalau semuanya sudah siap! ^^ Itulah sebabnya kami baru sempat posting lagi sekarang 😀 2010 adalah tahun yang luar biasa buat kami. Selain di akhir tahun Coin a Chance! sempat masuk menjadi icon sosial di Majalah Gatra (makasih untuk @dimasnovriandi yang memberi tahu kita via Twitter!), Gatra coin a chance beberapa bulan yang lalu CaC juga terpilih sebagai salah satu penerima Klikhati Award, program penghargaan yang diinisiasi oleh perusahaan farmasi, PT. Merck, Tbk. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada individu atau komunitas yang dianggap sudah berjasa melakukan aksi sosial secara konsisten melalui penggunaan media sosial. Diharapkan, aksi-aksi ini dapat menimbulkan dampak luas dan menjadi inspirasi bagi orang banyak.

Kiri: Nia, Kanan: Anggia, bendahara CaC!

Kiri: Nia, Kanan: Anggia, bendahara CaC!

Selain penghargaan, Coin A Chance juga menerima bantuan dana sebesar Rp. 10 juta yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan yang dilakukan CaC.
img00621-20110118-1149

Anggia, Desi dan Pak Kepsek, Casadi

Setelah beberapa pertimbangan, dana dari Klikhati kami pergunakan untuk membantu pendidikan Desi Murniati, anak ke-8 CaC, yang tinggal di Solo. Sejak pertama dibantu, CaC belum sempat bertemu muka dengan Desi dan Ibunya, terlebih lagi berkunjung ke sekolahnya, SMK 1 Karanganyar, yang ternyata terbaik di wilayah tersebut dan memiliki standarisasi ISO 9001: 2000. Pada hari Selasa, 18 January 2011, Anggia & Nia berangkat menuju Solo via Jogja. Sesampainya di Jogja, kami menjemput Nico Wijaya dari Yogyakarta Coin A Chance! yang akan membantu mendokumentasikan kunjungan kami. Setelah sempat diberhentikan polisi karena pak supir melanggar marka jalan dan tersasar beberapa kali, akhirnya kami tiba di SMK 1 Karanganyar. Walaupun cuacanya sangat panas, tapi kami sangat senang akhirnya bisa mengunjungi Desi di sekolahnya, dan bertemu dengan Kepala Sekolah, Pak Casudi. Pihak sekolah menyambut baik niat Coin A Chance!, dan kami semakin terharu ketika Pak Casudi menyampaikan niatnya ingin mengadopsi kegiatan kami di sekolah tersebut. “Biasanya kami hanya membantu melalui infaq dari guru-guru, tapi ini menginspirasi kami, jika murid-murid bisa ikut menyisihkan uang recehnya dan membantu temannya yang membutuhkan, bukankah itu lebih baik?” kata beliau.
Bayar kekurangan uang sekolah Desi

Bayar kekurangan uang sekolah Desi

Sambil menunggu Desi pulang sekolah, kami menyelesaikan beberapa pembayaran dengan pihak ‘Bank Sekolah’. Ternyata saat pendaftaran, tiap murid langsung dibukakan rekening tabungan dengan saldo awal sebesar Rp.5000,- Kami pun tertarik ingin mengetahui berapa saldo yang dimiliki Desi saat ini? Sedih rasanya mendengar Desi belum pernah menabung lagi. CaC kemudian menargetkan Desi untuk menabung sedikitnya Rp.5000 per bulan. Oiya, nama bank sekolah Desi adalah Bank Mini Unggul Artha. Tidak main-main, tabungan tersebut berbunga sebesar 1.5%. Pihak sekolah ingin murid-muridnya merasakan benar manfaat memiliki simpanan sedini mungkin. Setelah Desi pulang sekolah, kami melanjutkan kunjungan ke rumah orang tuanya yang berlokasi di Desa Bulurejo, Sukoharjo. Kami disambut oleh pelukan hangat dari Ibunda Desi. Kami ikut terharu melihat beliau yang menangis dan tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih. Hal yang sama juga dilontarkan oleh Bibi dan Mbahnya Desi yang saat itu ikut menemui kami. Kunjungan kami ke Solo memang sangat singkat. Hanya 1 hari. Tetapi mungkin itu adalah 1 hari pertama yang akan selalu kami ingat di tahun 2011. Dengan bantuan dari Klikhati, akhirnya kami dapat bertemu dengan Desi dan keluarganya. Kami sangat bersyukur karena apa yang kami lakukan dapat menginspirasi orang lain untuk ikut membantu sesama. Kami berharap semangat saling berbagi dan membantu tersebut dapat dijaga keberlangsungannya. Dari hal kecil yang kerap dianggap remeh, bersama-sama Coin A Chance! dapat membantu memberikan sebuah kesempatan pada seorang murid untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dan kami bertekad untuk meneruskan dan mempertahankan apa yang sudah kami mulai. screen-shot-2011-01-21-at-32639-pm1 Terima kasih banyak coiners & droppers atas kepercayaannya kepada kami, untuk dukungannya yang tidak pernah putus, teman-teman Yogyakarta Coin A Chance! atas bantuannya selama kami di Solo & Jogja, Ivan dan Momon yang sudah berbaik hati menemani kami. Tentunya kepada teman-teman di Klikhati, semoga program ini semakin memberikan inspirasi kepada orang banyak agar dapat berbuat lebih untuk sesama. * Saat ini Desi Murniati duduk di kelas 1 SMK1 Karanganyar, Solo. Sekolah yang sudah menjadi impiannya sejak di bangku SMP. Ayahnya seorang penjaga warung di Senopati, Jakarta Selatan dan Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya dihabiskan mengurus Desi dan kakak perempuannya, Dian. Desi hampir tidak dapat meneruskan pendidikan karena orang tuanya tidak memiliki biaya yang diperlukan untuk membayar uang pangkal serta keperluan sekolah lainnya, sebesar Rp. 3,020,000,-

Both comments and pings are currently closed.