Archive for the Updates Category

Let’s Inspire and Innovate through Social Media, @america Pacific Place 3rd Floor. 16 July 2012

Posted on Saturday, July 21st, 2012 at 1:01 pm

Senang sekali Coin a Chance mendapatkan kesempatan menjadi narasumber dalam Diskusi mengenai “Let’s Inspire and Innovate through Social Media” yang diselenggarakan oleh The Youth Empowering sebuah organisasi yang diprakarsai oleh pemuda Indonesia alumni dari program pertukaran pelajar U.S Embassy.   Diskusi dan presentasi bagaimana memaksimalkan social media tersebut diselenggarakan untuk menyambut peluncuran program mereka yang bertajuk “Social Media Karnival”. Narasumber dari diskusi ini adalah salah satu founder CaC! Nia Sadjarwo dan Agustinus Eko Rahardjo, Social Media Analyst dari Kompas TV.

Nia Sadjarwo, Coin a Chance

Diskusi memaksimalkan Social Media

 

Agustinus Eko Rahardjo, Kompas TV

Acara diskusi ini juga merupakan momentum peluncuran program mereka Socia Media Festival yang salah satu programnya adalah Social Media Challange dimana anak-anak muda di Indonesia di tantang untuk membuat sesuatu yang dapat memberikan inspirasi untuk masyarakat luas dengan penggunaan Social Media. Salah satu jurinya juga merupakan founder Coin a Chance yaitu, Hanny Kusumawati @beradadisini.

  Berlangsungnya diskusi ini bertempat di @america, Pacific Place Lantai 3, ingin meihat detail silahkan klik disini . Setelah acara selesai ternyata salah satu coiner yang bekerja di @america membawakan kami 1 celengan penuh koin dari teman-teman di @america. Terima kasih dan Salam Koin! abp

Cerita Tentang Dhilah

Posted on Monday, July 25th, 2011 at 11:19 am

Hari Rabu, 20 Juli 2011, Coin a Chance berkesempatan untuk kembali membantu anak yang hampir putus sekolah, Dia adalah Nur Fadhilah, Siswi SMK Farmasi yang akan naik ke kelas 3, tapi dikarenakan keterbatasan biaya yang dimiliki oleh keluarganya (Usaha Ayahnya makin lama makin menurun sehingga sekarang akhirnya bangkrut) menyebabkan Dhilah mempunyai tunggakan uang sekolah sebesar Rp.1,200,000,-. Sedangkan untuk naik ke kelas 3 Dhilah diwajibkan untuk membayarkan uang masuknya sebesar Rp. 3,800,000,-, jadi total yang harus disediakan oleh orang tuanya adalah Rp.4,800,000,-. Belum lagi jarak rumah dan sekolah Dhilah cukup Jauh (Ciputat – Senen) yang membutuhkan biaya transportasi.

Coin a Chance mendapatkan informasi mengenai Dilla dari Mba Ida Rekan kerjanya Nia dan Hanny yang merupakan tetangganya keluarga Dhilah. Lalu kami segera meng-interview ibunya Dhilah, Ibu Santi melalui telepon dan menceritakan Dhilah yang sudah 4 hari tidak ke sekolah dikarenakan belum bisa membayarkan tunggakan dan uang masuk untuk kekelas 3. Orang tuanya Dhilah sudah berusaha untuk meminjam ke sanak saudara dan tetangga, tapi usahanya kali ini belum berhasil.

Kemudian kisah Dhilah kami live tweet, Alhamdulillah dalam beberapa jam saja sudah ada seorang Coiner yang mau membantu Dhilah, sehingga Dhilah masih punya kesempatan untuk bisa kembali bersekolah. πŸ˜€

Tanpa menunggu lebih lama setelah kami menerima email hari jumat dan meng-interview ibu Santi hari Senin, Hari Rabunya Kami langsung membayarkan pembayaran installment pertama sebesar Rp.2,200,000,- . Sambutan Guru2 sekolah Dhilah sangat baik, kebetulan Kepala Sekolahnya tidak ada, jadi hanya Bpk Adi guru kelas dan beberapa guru yang lain yang berbincang-bincang dengan Coin a Chance.

Kemudian Bapak Adi memberitahukan Dhilah kalau ada sebuah gerakan sosial yang akan membantu Dhilah dan dengan senyum sumringah Dhilah langsung menjabat tangan saya dan mengucapkan terima kasih…. πŸ™ sungguh terharu. Pihak sekolah Dhilah juga mengucapkan terima kasih ke pada Coin a Chance yang telah membantu Dhilah.

Menurut guru-guru disana Dhilah termasuk anak yang cerdas dan masuk rangking 5 besar, dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan di sekolahnya.

Dalam kesempatan ini juga Coin a Chance mengucapkan terima kasih buat para coiners dan droppers. “Let’s collect, drop and send those kids back to school!”

Senyum Sumringah Dilla
Senyum Sumringah Dilla

SMK Farmasi Diskesat - Semua pegawai dan guru berasal dari Pensiunan Angkatan Darat dan ber-Akreditasi A

SMK Farmasi Diskesat - Semua pegawai dan guru berasal dari Pensiunan Angkatan Darat dan ber-Akreditasi A

Depan Sekolah Nur Fadillah, Muridnya sebanyak 200 siswa/i

Depan Sekolah Nur Fadillah, Muridnya sebanyak 200 siswa/i

Ibu Supini TU, SMK Farmasi Diskesat sedang membuatkan Kwitansi untuk Coin a Chance

Ibu Supini TU, SMK Farmasi Diskesat sedang membuatkan Kwitansi untuk Coin a Chance

Surat “Krincing” dari Palu

Posted on Monday, April 4th, 2011 at 6:18 pm

Tadi siang, ada seorang jurnalis yang bertanya pada saya dan Nia: “Kalian apa nggak capek ngejalanin Coin a Chance! ini?” Jujur, sebagai manusia, pasti ada capeknya. Bohong kalau saya dan Nia nggak pernah capek πŸ™‚ Tapi kalau ingat senyuman anak-anak yang bisa sekolah lagi, ingat kelegaan di wajah orang tua mereka waktu mereka tahu bahwa biaya nggak jadi hambatan untuk anak-anak mereka supaya bisa terus sekolah, ingat temen-temen Coin a Chance! di berbagai pelosok Indonesia yang selalu giat ngumpulin koin, ngitung koin, nyalurin bantuan, dan nyebarin gerakan ini kemana-mana… … capek itu hilang. Berubah jadi haru. Jadi seneng. Jadi semangat πŸ™‚ Di sela-sela kesibukan saya dan Nia, selalu ada saja hal-hal yang bikin kami jadi semangat lagi, jadi terharu lagi, dan jadi terinspirasi lagi. Salah satunya, email yang kami terima dari Anita Kasim di Palu:

Dear Coin A Chance! Mba Nia n Mba Hanny n smua coiners CAC… Senang banget Palu Coin A Chance akhirnya terbentuk, walau masi banyak kekurangan di sana sini, tp kami sdh punya komitmen yang sama untuk bisa berkontribusi untuk pendidikan dikota Palu. Pertemuan awal untk sharing info dan ide udah kita laksanakan pada tanggal 1 April 2011 di Lapangan vatulemo, sayangnya kegiatan qta bentrok dengan kampanye cagub hehe…sehingga banyak teman-teman yang membatalkan untuk hadir,karena susahnya mendaptkan tempat parkir (kalu toh dapat tempatnya sangat jauh dan bukanlah tempat yang aman,hiks). But the show must go on, pertemuan tetap dilaksankan walau hanya ada 4 orang yang hadir termasuk saya. Temanku Aqila, Yayuk dan Cican, mereka antusias…mereka tertarik…bahkan mereka punya ide-ide yang seru-seru. Hari menjelang sore, ketika kami akan memutuskan untuk pulang, tiba-tiba dari kejauhan ada sekelompok anak-anak muda yang datang menghampiri kami…Waaah,jumlah mereka sekitar 10an orang. Awalnya kami pikir mereka adalah pendukung Cagub yang baru saja selesai kampanye…ternyata mereka adalah anak-anak muda Palu yang juga sangat concern dengan pendidikan di Kota Palu dan mereka berkomitmen untuk bergabung dan melakukan gerakan yang sama. Ternyata tidak hanya mereka, ada lagi sekelompok anak muda yang mendatangi kami, kliatan mereka baru saja pulang kuliah dan meluangkan waktu untuk bergabung. Satu per satu pun mulai berdatangan dan akhirnya terbentuklah lingkaran diskusi yang seru. Karena waktu yang terbatas dan keadaan yang tidak mendukung maka kami pun masi penasaran untuk kembali berkumpul…Insya Allah dalam bulan ini kami akan kumpul lagi untuk kembali sharing info dan ide sebelum CCD #1 yang rencana akan dilakukan pada tanggal 2 Mei (skalian peringati Hari pendidikan kali yee). Beberapa teman telah membawa kaleng kaleng untuk tempat droping koin. Salah satu sekretariat di kampus sudah menjadi drop zone dan kita sudah mulai mengumpulkan koin utuk ditukarkan dengan kesempatan. Untuk publikasi kegiatan kami baru bisa diakses melalui facebook melali grup Palu Coin A Chance. Untuk jejaring yang lain masi dalam tahap pembuatan karena kami masi mendesain nama yang akan kita pakai untuk atribut CAC Palu. Atribut yang kami gunakan masi bersifat sementara, Insya Allah saat CCD#1 smua atribut publikasi bisa kita share…. Terima kasih untuk teman CAC diseluruh Indonesia CAC Jakarta, CAC Bandung, CAC Jogja, CAC Banda Aceh, CAC Palembang, smua CAC spesial untuk mba Hanny dan Mba Nia yang telah menginspirasi kami untuk berbuat yang sama… Salam doikodi….krinciiing! -anita kasim-

Dan begitu membaca surat dari kawan-kawan di Palu, rasa capek kami hilang. Berganti haru dan semangat. Sampai sekarang, baik saya maupun Nia masih saja suka nggak percaya dan merinding kalau denger ada temen-temen di daerah lain mengadopsi gerakan Coin a Chance!. Dan buat kami, gerakan semacam ini–apapun namanya–bebas diadopsi bahkan di lingkungan keluarga, arisan, atau teman-teman. Intinya, semakin banyak tangan terulur, semakin banyak juga anak-anak di seluruh pelosok Indonesia bisa kembali ke bangku sekolah. Salam krincing, Palu! Dan terima kasih banyak karena sudah mengulurkan tanganmu lebih jauh lagi πŸ™‚ Bagi kamu-kamu yang hendak mengadopsi gerakan Coin a Chance! di daerahmu, silakan lihat ketentuannya di sini, ya: How to Participate. Drop, collect, and let’s send more kids back to school! πŸ™‚

5000 Celengan Kesempatan

Posted on Thursday, March 3rd, 2011 at 11:17 am

Senang sekali akhirnya bisa mengumumkan ke seluruh coiners dan droppers bahwa sekarang kami sudah mempunyai celengan khusus Coin A Chance!, lho ^^ Celengan ini didesain sama Nico Wijaya, salah satu penggagas Coin A Chance! Jogja. Jadilah celengan ini dihiasi dengan foto yang keren dari salah satu anak asuh Coin A Chance! Jogja. Cantik! πŸ™‚ Di bawah ini ada Chic yang berpose dengan celengan baru kami πŸ™‚

Chichi dan Celengan CAC :D

celengan coinachance

Bertempat di lantai dasar Gedung Krakatau Steel, hari Kamis kemarin (17/2), PT. Latinusa, Tbk mengadakan acara media briefing untuk mengumumkan secara resmi dukungannya untuk Coin A Chance! dengan memberikan 5000 buah celengan berdesain khusus! Yaaay! πŸ˜€

Dukungan yang diberikan PT. Latinusa, Tbk ini selain bertujuan untuk membantu proses sosialisasi mengenai kegiatan Coin A Chance!, juga untuk mempermudah proses pengumpulan koin. Seakan memberikan 5000 buah celengan tidak cukup, Latinusa juga mengumumkan keterlibatan kantornya yang di Jakarta sebagai drop zone terbaru Coin A Chance!. Jadi, buat kamu yang berkantor deket-deket situ, bisa mampir ke kantor Latinusa untuk drop koin, lho!

press-con-2

Media briefing yang dihadiri rekan-rekan media cetak dari Kontan, Seputar Indonesia, Sinar Harapan dan sebagainya tersebut, berlangsung cukup singkat dalam suasana yang santai.

Atas nama keluarga besar Coin A Chance! kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Latinusa atas kepercayaan yang diberikan. Semoga hal ini menjadi langkah awal dari sebuah kerjasama yang harmonis dan berkesinambungan.

Seluruh celengan ini akan dibagikan secara gratis. Nah, bagi yang berminat bisa langsung menghubungi kami via email di info@coinachance.com, atau bisa mengambil langsung saat CCD diadakan. Info mengenai pelaksanaan CCD bisa didapat dengan mengikuti akun Twitter kami, @coinachance.

Lebih lengkap mengenai celengan kami dari PT Latinusa bisa dibaca di siaran pers berikut siaran-pers-latinusa-cac1 πŸ™‚

Let’s collect those coins, drop, and send more kids back to school!

KlikHati dan Coin a Chance! Mampir di Solo

Posted on Friday, January 21st, 2011 at 3:33 pm

Selamat tahun baru 2011, Coiners dan Droppers! Maaf baru sempat cerita-cerita lagi! Akhir tahun 2010 lalu ada banyak perkembangan baru seputar Coin a Chance! dan karenanya, kami begitu sibuk mengurus beberapa hal. Sibuk ngapain, sih? Psst, nanti kami kasih tau, ya, kalau semuanya sudah siap! ^^ Itulah sebabnya kami baru sempat posting lagi sekarang πŸ˜€ 2010 adalah tahun yang luar biasa buat kami. Selain di akhir tahun Coin a Chance! sempat masuk menjadi icon sosial di Majalah Gatra (makasih untuk @dimasnovriandi yang memberi tahu kita via Twitter!), Gatra coin a chance beberapa bulan yang lalu CaC juga terpilih sebagai salah satu penerima Klikhati Award, program penghargaan yang diinisiasi oleh perusahaan farmasi, PT. Merck, Tbk. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada individu atau komunitas yang dianggap sudah berjasa melakukan aksi sosial secara konsisten melalui penggunaan media sosial. Diharapkan, aksi-aksi ini dapat menimbulkan dampak luas dan menjadi inspirasi bagi orang banyak.

Kiri: Nia, Kanan: Anggia, bendahara CaC!

Kiri: Nia, Kanan: Anggia, bendahara CaC!

Selain penghargaan, Coin A Chance juga menerima bantuan dana sebesar Rp. 10 juta yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan yang dilakukan CaC.
img00621-20110118-1149

Anggia, Desi dan Pak Kepsek, Casadi

Setelah beberapa pertimbangan, dana dari Klikhati kami pergunakan untuk membantu pendidikan Desi Murniati, anak ke-8 CaC, yang tinggal di Solo. Sejak pertama dibantu, CaC belum sempat bertemu muka dengan Desi dan Ibunya, terlebih lagi berkunjung ke sekolahnya, SMK 1 Karanganyar, yang ternyata terbaik di wilayah tersebut dan memiliki standarisasi ISO 9001: 2000. Pada hari Selasa, 18 January 2011, Anggia & Nia berangkat menuju Solo via Jogja. Sesampainya di Jogja, kami menjemput Nico Wijaya dari Yogyakarta Coin A Chance! yang akan membantu mendokumentasikan kunjungan kami. Setelah sempat diberhentikan polisi karena pak supir melanggar marka jalan dan tersasar beberapa kali, akhirnya kami tiba di SMK 1 Karanganyar. Walaupun cuacanya sangat panas, tapi kami sangat senang akhirnya bisa mengunjungi Desi di sekolahnya, dan bertemu dengan Kepala Sekolah, Pak Casudi. Pihak sekolah menyambut baik niat Coin A Chance!, dan kami semakin terharu ketika Pak Casudi menyampaikan niatnya ingin mengadopsi kegiatan kami di sekolah tersebut. “Biasanya kami hanya membantu melalui infaq dari guru-guru, tapi ini menginspirasi kami, jika murid-murid bisa ikut menyisihkan uang recehnya dan membantu temannya yang membutuhkan, bukankah itu lebih baik?” kata beliau.
Bayar kekurangan uang sekolah Desi

Bayar kekurangan uang sekolah Desi

Sambil menunggu Desi pulang sekolah, kami menyelesaikan beberapa pembayaran dengan pihak ‘Bank Sekolah’. Ternyata saat pendaftaran, tiap murid langsung dibukakan rekening tabungan dengan saldo awal sebesar Rp.5000,- Kami pun tertarik ingin mengetahui berapa saldo yang dimiliki Desi saat ini? Sedih rasanya mendengar Desi belum pernah menabung lagi. CaC kemudian menargetkan Desi untuk menabung sedikitnya Rp.5000 per bulan. Oiya, nama bank sekolah Desi adalah Bank Mini Unggul Artha. Tidak main-main, tabungan tersebut berbunga sebesar 1.5%. Pihak sekolah ingin murid-muridnya merasakan benar manfaat memiliki simpanan sedini mungkin. Setelah Desi pulang sekolah, kami melanjutkan kunjungan ke rumah orang tuanya yang berlokasi di Desa Bulurejo, Sukoharjo. Kami disambut oleh pelukan hangat dari Ibunda Desi. Kami ikut terharu melihat beliau yang menangis dan tidak henti-hentinya mengucapkan terima kasih. Hal yang sama juga dilontarkan oleh Bibi dan Mbahnya Desi yang saat itu ikut menemui kami. Kunjungan kami ke Solo memang sangat singkat. Hanya 1 hari. Tetapi mungkin itu adalah 1 hari pertama yang akan selalu kami ingat di tahun 2011. Dengan bantuan dari Klikhati, akhirnya kami dapat bertemu dengan Desi dan keluarganya. Kami sangat bersyukur karena apa yang kami lakukan dapat menginspirasi orang lain untuk ikut membantu sesama. Kami berharap semangat saling berbagi dan membantu tersebut dapat dijaga keberlangsungannya. Dari hal kecil yang kerap dianggap remeh, bersama-sama Coin A Chance! dapat membantu memberikan sebuah kesempatan pada seorang murid untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Dan kami bertekad untuk meneruskan dan mempertahankan apa yang sudah kami mulai. screen-shot-2011-01-21-at-32639-pm1 Terima kasih banyak coiners & droppers atas kepercayaannya kepada kami, untuk dukungannya yang tidak pernah putus, teman-teman Yogyakarta Coin A Chance! atas bantuannya selama kami di Solo & Jogja, Ivan dan Momon yang sudah berbaik hati menemani kami. Tentunya kepada teman-teman di Klikhati, semoga program ini semakin memberikan inspirasi kepada orang banyak agar dapat berbuat lebih untuk sesama. * Saat ini Desi Murniati duduk di kelas 1 SMK1 Karanganyar, Solo. Sekolah yang sudah menjadi impiannya sejak di bangku SMP. Ayahnya seorang penjaga warung di Senopati, Jakarta Selatan dan Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya dihabiskan mengurus Desi dan kakak perempuannya, Dian. Desi hampir tidak dapat meneruskan pendidikan karena orang tuanya tidak memiliki biaya yang diperlukan untuk membayar uang pangkal serta keperluan sekolah lainnya, sebesar Rp. 3,020,000,-