ROHAYA, gigih ingin melanjutkan sekolah

Posted in Lain-lain | No Comments »

Beberapa bulan yang lalu kami menerima email rekomendasi anak yang memerlukan bantuan. Begini isi emailnya:

Email dari sahabat CAC!

Dalam email tersebut sahabat CAC! memberitahukan bahwa ada seorang anak perempuan kelas 3 Madrasah Tsanawiyah/Mts (Setingkat SMP) yang membutuhkan bantuan.

Rohayati

Rohayati

Namanya Rohayati. Sebelumnya ia tinggal di pesantren An-Nida sambil bersekolah di MTs An-Nida al Islamy. Namun, sejak ayahnya meninggal dua bulan yang lalu, Rohaya tidak bisa membayar uang pesantren dan uang sekolahnya. Akhirnya sekarang ia tinggal di rumah salah satu temannya yang juga kurang mampu secara ekonomi. Untungnya, ia masih boleh sekolah walaupun dengan dua bulan tunggakan uang sekolah dan pesantren. Rohaya memiliki tiga orang kakak dan dua orang adik. Dengan ibunya yang bekerja sebagai buruh cuci maka bisa dimaklumi bila biaya sekolah Rohaya tidak menjadi prioritas bagi ibunya.

Walaupun masih bisa bersekolah Rohaya tetap tidak boleh mengikuti UAN, Akhirnya agar ia bisa terus bersekolah Rohaya mendatangi kerabat dari sahabat saya untuk mencari kerjaan agar bisa meneruskan sekolahnya. ia bersedia bekerja apa saja sepulang sekolah agar bisa meneruskan sekolahnya.

Betapa tersentuh saya ketika membaca email dari sahabat CAC! tersebut. Kemudian saya melakukan survey dan menanyakan lebih detail lagi mengenai Rohaya. dan kebetulan sahabat saya Sa’adah (Adah) juga bersedia untuk menjadi kakak asuh Rohaya yang setiap bulannya akan memantau dan membantu pendidikan Rohaya.

Kini, Rohaya sudah bisa tenang melanjutkan sekolah dan mengikuti UAN. Uang bayaran sekolah serta tunggakan pesantrennya sudah dilunasi. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan coiners Australian Embassy, yang juga merupakan salah satu dropzone kami selama 2 tahun terakhir. Dukungan dan kepercayaan yang diberikan sangat berarti bagi kami! :)

Nah, berikut adalah rincian tunggakan biaya sekolah Rohaya:
- Uang tinggal di pesantren selama 2 bulan @ Rp 275.000 = Rp 550.000
- Uang sekolah selama 2 bulan @ Rp 60.000 = Rp 120.000
Total: Rp 550.000 + Rp 120.000 = Rp 670.000
Kartu Pembayaran Uang Sekolah Rohaya

Kartu Pembayaran Uang Sekolah Rohaya

Pembayaran Tunggakan Pesantren Rohaya

Pembayaran Tunggakan Pesantren Rohaya


Walaupun dengan kondisi keluarganya yang tidak mampu untuk membiayai sekolahnya, Rohaya sangat gigih untuk bisa mendapatkan pendidikan dengan bersedia bekerja sehabis pulang sekolah. Selain itu ia termasuk anak yang berprestasi di sekolahnya.

Raport Rohaya dengan nilainya yang cukup memuaskan :)

Raport Rohaya dengan nilainya yang cukup memuaskan :)

Terima kasih juga untuk kak Adah yang bersedia menjadi kakak asuh bagi Rohaya.

saadatul

Adah : “Sejak Dulu memang nurani memanggil saya untuk membantu sesama. Namun untuk membantu anak2 yg putus sekolah dengan uang dr kocek sendiri saya belum mampu. Untuk itu saya bersyukur bisa menjadi perantara antara CAC! dengan salah satu anak asuhnya.Saat ini hanya koin dan sumbangan tenaga ini yang bisa saya berikan. Proud to be part of CAC! :)”
Sekecil apapun bantuan akan sangat terlihat besar bagi yang membutuhkan. So let’s start small….. and lets collect, drop, and send those kids to school.

-anggia-

Dahlia Sudah Bersekolah Lagi!

Posted in Sekolah Lagi! | 2 Comments »

Masih ingat Dahlia–salah satu anak dari sirkus Hidung Merah yang sempat kawan-kawan bantu?

coinachance Dhalia

Nah di bawah ini ada update via email dari Dan Roberts–pendiri sirkus Hidung Merah tentang Dahlia:

“Saat ini Dahlia sudah mulai bersekolah lagi. Di awal semester, Dahlia sudah membeli seragam dan peralatan sekolah. Dia senang sekali akan kembali ke sekolah, terutama karena kita sudah memberitahunya bahwa ia mendapatkan beasiswa. Awalnya dia sudah berpikir tidak akan melanjutkan sekolah karena kesulitan biaya. Saat ini dia sudah belajar dan melakukan yang terbaik. Kami sangat bangga padanya.”

coinachance dahlia

Kami juga ikut bangga! :) Semoga Dahlia tetap bisa belajar rajin dan bersenang-senang dengan bermain sirkus, ya!

“We really appreciate your support in our project and in keeping Dahlia in school!” kata Dan Roberts. Kami pun berterima kasih atas dukungan dan bantuan kawan-kawan semua yang masih rajin mengumpulkan koin-koin untuk mengirim lebih banyak lagi anak-anak seperti Dhalia ke sekolah!

Salam koin! :)

Cerita Tentang Dilla

Posted in Lain-lain, Sekolah Lagi!, Updates | 120 Comments »

Hari Rabu, 20 Juli 2011, Coin a Chance berkesempatan untuk kembali membantu anak yang hampir putus sekolah, Dia adalah Nur Fadhilla Siswi SMK Farmasi yang akan naik ke kelas 3, tapi dikarenakan keterbatasan biaya yang dimiliki oleh keluarganya (Usaha Ayahnya makin lama makin menurun sehingga sekarang akhirnya bangkrut) menyebabkan Dilla mempunyai tunggakan uang sekolah sebesar Rp.1,200,000,-. Sedangkan untuk naik ke kelas 3 Dilla di wajibkan untuk membayarkan uang masuknya sebesar Rp. 3,800,000,-, jadi total yang harus disediakan oleh orang tuanya adalah Rp.4,800,000,-. Belum lagi jarak rumah dan sekolah Dilla cukup Jauh (Ciputat - Senen) yang membutuhkan biaya transportasi.

Coin a Chance mendapatkan informasi mengenai Dilla dari Mba Ida Rekan kerjanya Nia dan Hanny yang merupakan tetangganya keluarga Dilla. Lalu kami segera  meng-interview ibunya Dilla, Ibu Santi melalui telepon dan menceritakan Dilla yang sudah 4 hari tidak ke sekolah dikarenakan belum bisa membayarkan tunggakan dan uang masuk untuk kekelas 3. Orang tuanya Dilla sudah berusaha untuk meminjam ke sanak saudara dan tetangga, tapi usahanya kali ini belum berhasil.

Kemudian kisah Dilla kami live tweet, Alhamdulillah dalam beberapa jam saja sudah ada seorang Coiner yang mau membantu Dilla, Sehingga Dilla masih punya kesempatan untuk bisa kembali bersekolah. :D

Tanpa menunggu lebih lama setelah kami menerima email hari jumat dan meng-interview ibu Santi hari Senin, Hari Rabunya Kami langsung membayarkan pembayaran installment pertama sebesar Rp.2,200,000,- . Sambutan Guru2 sekolah Dilla sangat baik, kebetulan Kepala Sekolahnya tidak ada, jadi hanya Bpk Adi guru kelas dan beberapa guru yang lain yang berbincang-bincang dengan Coin a Chance.

Kemudian Bapak Adi memberitahukan Dilla kalau ada sebuah gerakan sosial yang akan membantu Dilla dan dengan senyum sumringah Dilla Langsung menjabat tangan saya dan mengucapkan terima kasih…. :( sungguh terharu. Pihak sekolah Dilla juga mengucapkan terima kasih ke pada Coin a Chance yang telah membantu Dilla.

Menurut guru-guru disana Dilla termasuk anak yang cerdas dan masuk rangking 5 besar, dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan di Sekolahnya.

Dalam kesempatan ini juga Coin a Chance mengucapkan terima kasih buat para coiners dan droppers. “Lets Collect,drop and Send those kids back to school.

Senyum Sumringah Dilla
Senyum Sumringah Dilla

SMK Farmasi Diskesat - Semua pegawai dan guru berasal dari Pensiunan Angkatan Darat dan ber-Akreditasi A

SMK Farmasi Diskesat - Semua pegawai dan guru berasal dari Pensiunan Angkatan Darat dan ber-Akreditasi A

Depan Sekolah Nur Fadillah, Muridnya sebanyak 200 siswa/i

Depan Sekolah Nur Fadillah, Muridnya sebanyak 200 siswa/i

Ibu Supini TU, SMK Farmasi Diskesat sedang membuatkan Kwitansi untuk Coin a Chance

Ibu Supini TU, SMK Farmasi Diskesat sedang membuatkan Kwitansi untuk Coin a Chance



Mengunjungi Sekolah Andra (Anak Asuh ke-5)

Posted in Lain-lain | 171 Comments »

Senang sekali rasanya bisa berkunjung kesekolahnya Andra (anak CaC ke-5), pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2011. Saya ditemani oleh Nia dan Dhina (Kakak Asuh Andra dan Rifki), Ini merupakan kunjungan kesekolah anak asuh CaC kedua saya (sebelumnya mengunjungi Dewi, Anak CaC ke-6 di SOLO).

TK Islam Nurul Amal (dibangun dengan hasil gerakan semen 5000< yang nyumbang anak-anak TK)
TK Islam Nurul Amal

TK ini dibangun oleh anak-anak muridnya TK tersebut, mereka mempunyai program yang namanya gerakan semen 5000. Anak-anak murid mengumpulkan uang sisa jajan mereka untuk membeli semen dan dari hasil gerakan ini mereka bisa membeli 50 sak semen loh ! :). Jadi TK ini yang membangun anak muridnya sendiri Hebat yah.

Kelasnya Andra penuh dengan tempel tempel
Kelasnya Andra penuh dengan kreatifitas anak-anak TK
Ruang kelas Andra
Ruang kelas Andra
Fasilitas taman bermain di sekolahnya Andra cukup memadai.
Fasilitas taman bermain di sekolahnya Andra cukup memadai.

Tujuan kami kesana adalah untuk membayar uang sekolah Andra untuk masuk TK Islam Nurul Amal sebesar Rp.1.700.000.- sedangkan untuk SPP per-bulan Andra sebesar Rp.120.000.- . Sebelumnya Andra merupakan santri dari TPA (Taman Pendidikan Al’quran) Nurul Amal. Menurut orang tua Andra TK tersebut termasuk TK Favorit loh :).

Membayar Uang Sekolah Andra dengan Koin
Membayar Uang Sekolah Andra dengan Koin
Anggia - Ibu Munawaroh (Mumun) Kepala Sekolah - Ibu-nya Andra - Nia
Anggia - Ibu Munawaroh (Mumun) Kepala Sekolah - Ibu-nya Andra - Nia
Kakak Dhina (Kakak Asuh Andra dan Rifki) dengan Ibu Mumun (Kepala Sekolah TK Nurul Amal)
Kakak Dhina (Kakak Asuh Andra dan Rifki) dengan Ibu Mumun (Kepala Sekolah TK Nurul Amal)

Setelah selesai dengan urusan pembayaran sekolahnya Andra sekarang giliran Kami berkunjung kerumahnya Andra dan Rifki (Anak Asuh CaC ke -4) kakak kandung Andra.

Depan Rumah Andra dan Rifki
Depan Rumah Andra dan Rifki
Tempat tidur Andra, Rifki, Hana (Adiknya yang paling kecil) dan Orangtuanya
Tempat tidur Andra, Rifki, Hana (Adiknya yang paling kecil) dan Orangtuanya

Dirumahnya Andra dan Rifki, kami bertemu dengan Buyutnya Andra dan Rifki yang baru pulang Ngaji dan konon katanya masih bekerja untuk membantu keluarga tersebut, sedih melihat hal ini yang seharusnya beliau sudah tidak perlu bekerja lagi :(

Kemudian Ibunya Andra dan Rifki memperlihatkan Raport mereka berdua hasilnya lumayan baik.

Raport Septiandra Priatna
Raport Septiandra Priatna

Andra ternyata pintar menyanyi dan mewarnai loh! padahal saat pertama kali bertemu terlihat Andra sangat pemalu. Wah perlu dikembangkan nih bakatnya. sedangkan yang masih kurang adalah membaca Iqro dan hapalan surat pendeknya dan Kakak Dhina ada untuk membantu kalian :)

Raport Rifki Priatna
Raport Rifki Priatna

Rifki yang sangat pemalu ini ternyata menyukai pelajaran IPA loh.

Rifki dan Andra
Rifki dan Andra

Kedua Anak asuh kita yang ini sangat pemalu sekali, karena ketika kami tanya mengenai sekolahnya mereka hanya menjawab seadanya dan secukupnya.

Andra dan Rifki sangat ingin punya sepeda oleh karena itu kakak Nia memberikan mereka modal Rp.500.- untuk menabung, semoga dengan modal yang ada Andra dan Rifki bisa membeli Sepeda yah :)

Kakak Dhina
Kakak Dhina bersama Andra dan Rifki

Dapet Oleh-oleh dari Kepala Sekolah-nya Andra

Dapat Oleh-oleh dari Kepala Sekolah-nya Andra

Wah pulang pulang bawa bekel PETE dan kue LAPIS LEGIT dari Kepala Sekolahnya Andra. Terima Kasih Ibu Mumun!

Post by Anggia :)